Water Cross Championship 2009 di Ocarina
OCARINA tak hanya bertabur even bintang dan artis ibukota. Sebagai kawasan wisata terbesar di Batam, Mega Wisata Ocarina juga akan menggelar even berskala internasional bertajuk, Water Cross Championship 2009, yang akan dilaksanakan pada 8-10 Mei mendatang.
Menurut Director Mega Wisata Ocarina, Dewi Koriati, sebanyak delapan negara sudah terdaftar dalam ajang bergengsi. Di antaranya Dubai, Jepang, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, dan Indonesia. Jumlah peserta diperkirakan akan terus bertambah.
“Kami menargetkan sebanyak 100 peserta dari berbagai negara,” jelasnya saat menggelar jumpa pers di kantor Arsikon, Batam Centre, Senin (13/4).
Even yang terselenggara atas kerjasama Ocarina dengan International Jets Sport Boating Association (IJSBA) ini, sambung Dewi, untuk masing-masing peserta akan membawa kru berjumlah tiga orang.
“Jadi kurang lebih peserta dan kru secara keseluruhan 300 orang,” terangnya yang juga menargetkan 500 wisman akan berkunjung untuk menghadiri even tersebut.
Rencanya, kata Dewi, para peserta dari berbagai belahan dunia itu akan tiba di Batam pada H-3 nanti. Sebelumnya, karena mahalnya jets boat tersebut, para peserta juga meminta kepada manajemen Ocarina untuk melakukan berbagai persiapan mulai dari container, area parkir di laut, hingga keamanan, baik saat datang maupun hingga akhir acara.
Untuk even ini, Dewi sudah membahas dengan Dirjen Budaya Pariwisata Pusat. Pemerintah menyambut baik even berskala internasional ini. Demikian juga Dinas Pariwisata Batam mendukung sepenuhnya dan siap membantu penyelenggaraannya.
“Saat ini memang IJSBA Batam belum ada.
Jadi kami masih mengundang IJSBA Jakarta. Namun dalam waktu dekat ini Batam juga akan membuat IJSBA sendiri. Inikan yang pertama bagi kita, jika memungkinkan, kita akan belajar menggelarnya sendiri,” terang Dewi.
Jika IJSBA Batam sudah terbentuk, akan dibuka juga jets di Ocarina. “Harga sewa jets ini di Singapura cukup mahal. Sasaran kami, bagaimana menarik minat wisman negara tetangga tersebut untuk bermain jets di sini dengan daya tarik harga yang lebih murah,” tegasnya.
Tak kalah hebatnya, nama Ocarina sebagai tempat wisata keluarga tak hanya bergaung di Batam saja. Kendati usia yang masih terbilang muda, Ocarina juga berhasil menyabet tempat wisata yang memiliki nilai terbaik di Talk Less Do More (Clas Mild) dan akan menjadi tempat dilaksanakan ajang ini pada 6 Mei mendatang. “Acara ini juga akan disiarkan di Trans TV,” paparnya bangga.
Awalnya, kata Dewi, dirinya pesimis saat kru Talk Less Do More menilai Ocarina, karena pada saat itu Ocarina baru saja diresmikan dan masih harus banyak berbenah.
The Changcuters
Demam Changcuters seakan-akan sudah tak tertahankan, pasalnya, puluhan Changcut Ranger terlihat tak sabaran lagi menyaksikan idolanya tampil di Ocarina. Mengenakan kostum dan aksesoris layaknya The Changcuters, anak muda asal Batam ini pun tampil dengan aksi damai dengan membawa beberapa bendera sebagai simbol Changcut Rangers. Mereka mendatangi Kawasan Mega Wisata, Minggu (12/4).
Public Relation Ocarina Ardian, mengatakan kehadiran mereka bukan tidak tahu kapan The Changcuters akan tampil. Namun sekedar memberitahukan bahwa di Batam, Changcut Rangers juga ada. “Wah, penampilan mereka benar-benar mirip dengan The Changcuters,” ujarnya.
Even yang terselenggara atas kerjasama Adonai Even Organizer (EO) dengan Ocarina ini merupakan aksi perdana band asal Bandung itu di Batam. Dalam penampilannya nanti, The Changcuters akan tampil habis-habis. “Kemarin saya bertemu dengan mereka di Bandung, karena ini adalah aksi panggung pertamanya di Batam (Kepri). Mereka berjanji akan tampil all out,” jelas Roni selaku pihak menejemen Adonai EO.
Pada even tersebut, The Changcuters akan membawakan sekitar sepuluh lagu. Selain menyaksikan penampilan gila-gilaan dari aksi lima anak muda bertubuh kurus dan jangkung ini, Changcut Rangers juga dapat memanfaatkan Red Carpet Photo yang diujungnya terdapat foto The Changcuters yang dibuat sedemikian rupa mirip seperti asli. “Changcut Rangers juga dapat berfoto-foto di sana. Hasilnya jepretan itu akan sama persis seperti mereka yang sedang berfoto dengan The Changcuters,” tambah Roni.(hdr)
ANGGUN terlihat sangat sedih. Beberapa kali air mata berlinang membasahi wajah manisnya. Tatapan kosong ia perlihatkan saat mendapat paksaan untuk segera menikahkan dengan lelaki pilihan sang ibu.