Arsip untuk Motor Community

Orang Singapura Juga Jadi Anggota

alin Persaudaraan Lewat Club Tiger

Orang Singapura Juga Jadi AnggotaBEBERAPA motor Honda Tiger melintas dan kemudian masuk ke area parkir Mega Mall Batam Centre, Kamis (5/3). Merekalah personil Bikers Tiger Batam (BTB).

Dengan gaya khasnya, mereka langsung menyapa hangat dengan panggilan kental,”Hai bro.” Begitulah sapaan Ketua BTB Bro Karso, Wakil Ketua Bro Joko, Humas BTB Bro Anshar, dan Divisi TI BTB Bro Rimmeld.

Bikers Tiger Batam merupakan komunitas motor besar besutan Honda. Pembentukannya pun secara tidak sengaja. Komunitas ini lahir saat pemilik motor Tiger antre servis gratis Honda di Panbil Mall, Agustus 2005.

Dari obrolan-obrolan tersebut, akhirnya saat itu juga BTB di bentuk. “Pembentukan yang terjadi saat itu begitu cepat, lahir dari sebuah perkenalan. Secara spontanitas, akhirnya keluarlah ide membentuk Club ini,” ungkap Humas Bikers Tiger Batam M Azhar.

Awalnya hanya beranggotakan 13 orang saja. Kendati jumlah peserta yang begitu minim, namun semangat untuk menciptakan komunitas baru ini tetap tinggi, terbukti hingga sekarang BTB bertambah solid dengan 55 angggota.

Sebuah nama dan komunitas, tentu masih kurang tanpa adanya sebuah legalitas hukum. Tak lama kemudian, komunitas ini pun akhirnya menjadi club Tiger resmi.

Nama BTB kian berkibar ketika bergabung di bawah naungan Ikatan Motor Indonesia (UMI) Kepri pada 2006. BTB pun menjadi teladan bagi club-club lain dengan mendapat predikat club otomotif teladan kategori administrasi terbaik. “Sebagai pengurus sekaligus perserta, tentu hal ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi kami,” ungkap Azhar.

Terbentuknya Bikers Tiger Batam ini tak terlepas dari persamaan visi dan misi yang tersusun baik antara pengurus maupun pada seluruh anggota club. Komunitas motor 200 cc ini hadir dengan keanggotaan berasal dari berbagai profesi yang berbeda beda, mulai dari karyawan swasta, instansi pemerintah, teman-teman media. Bahkan petugas aparat kepolisian ikut bergabung. “Yang lebih membuat kami bangga, anggota BTB juga ada yang berasal dari ekspatriat Singapura,” terangnya.

Mereka sangat dekat secara emosional. Ketika ada anggota yang tertimpa kemalangan, anggota lainnya langsung bereaksi.

“Biasanya teman-teman anggota langsung berkoordinasi. Selain uang kas dengan rasa persaudaraan dan solidaritas yang tinggi, masing-masing anggota pun langsung menggelar penggalangan dana. Baru rekan-rekan BTB berangkat bersama-sama mengunjungi anggota yang tertimpa kemalangan tersebut,” ujar Karso.

Tak hanya itu, komunitas pecinta motor gede ini pun juga menggelar acara rutin bulanan berkunjung secara bergiliran ke rumah tiap-tiap anggota. “Ini sebagai ajang silaturrahmi bagi kami agar kedekatan dan persaudaraan yang ada jangan sampai renggang. Bahkan saat pertemuan tersebut, anggota juga membawa keluarganya masing-masing. Jadi tak hanya para bikers. Kaum ibu-ibu juga dapat menjalin persaudaraan di sana,” imbuhnya.

Wakil Ketua BTB Joko Subagyo mengatakan, BTB juga kerap menggelar aksi sosial. Seperti penggalangan dana tsunami Aceh yang bekerjasama dengan Pemko Batam, donor darah, menyantuni anak-anak panti asuhan, touring ke luar daerah untuk menjalin silaturrahmi bersama club-club daerah lain, serta berbagai even lainnya.

Kendati usia yang terbilang masih sangat muda, hal ini tidak terus membuat BTB tak mampu berprestasi. Terbukti BTB pernah menyabet peringkat I dan II untuk kategori kelas Sport Contest Djarum Black akhir tahun 2008 yang lalu.

Dalam waktu dekat, BTB juga akan membuka bengkel otomotif. Tujuan selain mengasah keterampilan juga menjadi sumber dana agar ke depan BTB lebih baik lagi. “Doakan saja ke depan semua agenda ini mampu kami jalani,” ujar Joko sambil meminta dukungan.(hendrayudha)

Komentar (1)

Karso Pimpin Tiger Batam

Terpilih saat Mubes di Goodway

BATAM, TRIBUN-Karso Inggalih akhirnya terpilih menjadi Ketua Bikers Tiger Batam (BTB) melalui Musyawarah Besar (Mubes) di Hotel Goodway, Minggu (1/3).

Ketua BTB terganti periode 2008-2009 Wahyu Supriyatno berharap ketua terpilih mampu mengembangkan dan bersinerja dengan anggota BTB lebih baik lagi. “Dengan adanya perombakan pengurus baru ini, kami akan terus selalu berkoordinasi untuk lebih memajukan lagi BTB di Batam. Yang pasti, agenda-agenda ke depan akan kami set lebih baik lagi,” ujar Wahyu.

Dengan adanya wadah ini, BTB akan selalu berusaha menjadi wadah olahraga otomotif positif untuk menekan angka balapan liar yang kerap terjadi di Batam. “Di Barelang misalnya. Balapan liar yang sering dilakukan sekelompok anak-anak muda ini cukup berbahaya. Tak hanya bagi diri mereka, tetapi masyarakat sekitar pun terkena dampaknya. Anggapan inilah yang ingin kami hilangkan, dan ini merupakan tantangan sekaligus sebagai agenda kami,” ujar pria berbadan tegap ini.

Dipaparkan Wahyu, saat masa kepengurusannya, banyak program yang dilakukan BTB di antaranya, bakti sosial membantu masyarakat dan touring di berbagai tempat di Kepri.

Karso mengayakan, dalam kepengurusannya nanti, ia juga akan memperioritaskan kesejahteraan para bikers. Ketua panita Mubes III BTB M Anshar mengajak kepada seluruh peserta maupun calon-calon bikers yang akan bergabung, untuk bersama-sama untuk menjadikan wadah ini ke depan menjadi lebih baik lagi.

Dalam Mubes III BTB yang diikuti lebih 25 bikers ini juga membahas beberapa agenda BTB mulai dari Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) dari kepengurusan yang lama, hingga evaluasi dan perumusan program kerja periode sebelumnya dan yang akan datang. (hdr)

Tinggalkan sebuah Komentar

Nilai Rapor Harus Lebih dari 6,5

Seleksi Paskibraka Batam

Nilai Rapor Harus Lebih dari 6,5MARTA Budianto terlihat sedikit lelah saat mengikuti seleksi Paskibraka 2009 Tingkat SMA/SMK/MAN digelar di gedung Pemuda Hang Jebat Batam, Rabu (1/4). Namun Marta tetap bersemangat menjalani berbagai tes sebagai syarat untuk lulus seleksi.

Siswa kelas XI Hang Tuah Bengkong ini tak sendiri. Bersama 10 temannya, Marta mengikuti serangkaian tes Paskibraka. Siswa kelahiran 26 Mei 1991 dengan postur tubuh setinggi 171 cm ini yakin, kalau ia akan berhasil pada tes awal tersebut.

Demikian pula dengan ujian tertulis. “Kalau soalnya sih, gampang-gampang susah. Tapi rata-rata bisa dikerjakan,” ujarnya. Selama tiga hari, siswa di Batam mengikuti serangkaian tes. mereka nantinya akan bergabung dengan Tim Paskibraka Batam.

Purna Paskibraka 2008 Gemma Fitria mengatakan, sebelum terpilih menjadi Paskibraka, dirinya suka bermalas-malasan baik di rumah maupun di sekolah. “Sejak lulus seleksi April 2008 yang lalu, aku sekarang lebih disiplin terhadap waktu. Dan yang paling aku rasa, aku lebih bertanggungjawab dan mandiri,” jelas Fitria.

Gadis jangkung berparas manis ini mengaku banyak mendapatakan manfaat ketika bergabung dengan Paskibraka.”Wah serulah. Aku udah beberapa kali jadi paskibraka di beberapa acara resmi pemerintah seperti peringatan hari sumpah pemuda, pendidikan, pahlawan dan lain-lain,” tutur siswi asal Batam yang bercita-cita menjadi pramugari ini.

Kepala Seksi Pemuda Kakanpora Wilma Basyar mengungkapkan, seleksi Paskibraka ini akan berlangsung selama tiga hari yang diisi dengan tes tertulis, tes fisik, pengarahan bakat, dan tes kesehatan lebih dalam. “Jika Paskibraka ada mengidap penyakit seperti asma atau jantung, kan nggak lucu, kalau saat mengibarkan bendera dia sampai jatuh,” ujar Wilma.

Ditambahkan, untuk siswa yang memiliki bakat, akan menjadi poin lebih untuk penilaian seleksi. “Misalnya ada siswa yang berbakat tari, kita langsung tes kepiawaiannya. Ini penting, karena bisa jadi nilai plus bagi peserta,” ungkapnya.

Siswa yang terpilih lulus menjadi Paskibraka, kemudian akan dilanjutkan kembali dengan uji mental sekaligus latihan menjadi seorang paskibraka yang handal. “Juli mendatang, para siswa yang berhasil lolos seleksi akan diinapkan selama 21 hari untuk dilatih mulai dari teknik baris berbaris, disiplin, hingga mentalnya. Hal ini agar mereka bisa jadi paskibraka profesional,” kata wanita berjilbab ini.

Dari 280 siswa yang ikut, nantinya sebanyak 45 orang siswa akan dipilih secara ketat. Masing-masing di antaranya, 10 orang yang prestasinya lebih menonjol akan diikutkan dan diseleksi lagi ke tingkat Provinsi Kepri.

Sedang 35 orang lagi disiapkan sebagai paskibraka di tingkat Kota Batam. “Para siswa terpilih ini nantinya akan dijadikan sebagai pasukan paskibraka di setiap kegiatan resmi di Batam, seperti Popwil, dan hari besar nasional,” imbuhnya.

Untuk peserta, setiap sekolah masing-masing mengutus 10 peserta yang terdiri dari lima putra dan lima putri. Ketatnya seleksi ini, kata Wilma, ditandai dengan siswa yang bisa mendaftar hanya siswa yang memiliki nilai rata-rata rapor di atas 6,5.(hdr)

Tinggalkan sebuah Komentar

Bikers Juga Peduli Sosial

TB Berantas Nyamuk di Tiban Kampung

Bikers Juga Peduli SosialTAK bisa dipungkiri, sebagian kecil komunitas motor ada yang memanfaatkan wadah ini sebagai sarana untuk melakukan aksi ugal-ugalan.

Namun bagi Bikers Tiger Batam (BTB) tidak demikian. Para Bikers ini  ingin membuktikan mereka adalah bagian dari masyarakat. Salah satunya dengan menggelar kegiatan sosial seperti fogging nyamuk demam berdarah.

Para Bikers menggelar acara pengasapan itu di Tiban Kampung RT 01/02 RW 02, Kamis, (23/3). Sekitar 300 rumah penduduk mereka fogging. Kegiatan sosial ini mendapat respon positif dari warga. Pasalnya, warga mengaku asap pembunuh nyamuk ini sudah lama tidak disemprotkan.

Wakil Ketua RT 01 RW 02 Rahman, menyambut baik aksi ini. Setidaknya, lanjut Rahman, nyamuk yang kerap menjadi sumber dan pembawa penyakit ini dapat dimusnahkan.

“Saya ucapkan terimakasih kepada BTB. Saya nggak sangka, komunitas motor yang besar ini memiliki sifat sosial yang tinggi kepada masyarakat,” kata Rahman sembari salut melihat aksi para bikers.

Ketua BTB Karso Inggalih menyampaikan, aksi sosial dengan sponsor Djarum Black dan Honda Capella ini merupakan agenda rutin bulanan. Dirinya berharap, dengan even ini, mengubah imej Bikers yang selama ini lebih identik dengan ugal-ugalan.

“Banyak masyarakat beranggapan, bahwa club motor itu selalu identik dengan ugal-ugalan. Inilah yang ingin kami buktikan hal itu tidak benar. Dengan malalui ajang ini, kami dapat bersosialisasi dan membantu masyarakat,” terangnya sesaat usai melakukan fogging.

“Dengan terjun langsung kemasyarakat, pasti dengan sendirinya akan terbentuk rasa kekeluargaan,” imbuhnya lagi. Wakil Ketua BTB Joko Subagyo, juga menganggap event tersebut sebagai ajang silaturrahmi diantara peserta dan masyarakat. Berikutnya kegiatan sosial lainnya adalah donor darah di BCS Mall. Mereka akan mengundang klub motor di Batam dan masyarakat umum.

“Sebagai suatu komunitas motor, kami tak hanya sekedar mencari hiburan saja. Tetapi kami juga peduli kepada masyarakat dan lingkungan sekitarnya,” ujar Joko yang kemudian bersama timnya melanjutkan aksi fogging ke Senawangi, Batuaji.(hdr)

Tinggalkan sebuah Komentar

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.